Bagi para peserta dapat melihat skor babak final disini
Jumat, 12 Juni 2015
Selasa, 02 Juni 2015
- Posted By: Unknown
- Comments: No comments
Tata Tertib Finalis ECCENTS 8th
1. Peserta finalis LKTI menggunakan pakaian rapi, jas almamater, dan bersepatu.
2. Pembagian nomor finalis akan ditentukan dengan undian pada saat Technical Meeting.
3. Peserta akan tampil dan mempresentasikan karya tulisnya dihadapan Dewan Juri dan peserta yang lain.
4. Tiap finalis akan memperoleh waktu 15 menit untuk presentasi dengan alokasi :
- Persiapan presentasi dan Presentasi Karya Tulis maksimum 8 menit
- Tanya jawab dengan dewan juri maksimum 7 menit
5. Tiap finalis akan memperoleh waktu 15 menit untuk sesi study case yang dilakukan secara tertutup.
6. Peserta diharapkan hadir di ruang lomba 15 menit sebelum perlombaan dimulai.
7. Jika dalam waktu 3 menit peserta yang dipanggil tidak hadir, maka peserta yang bersangkutan dinyatakan gugur.
8. Peserta diperkenankan untuk membawa alat peraga gambar dan sejenisnya.
9. Keputusan Dewan Juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
NB : (Panitia menyediakan LCD, Laptop, dan mic untuk digunakan pada saat presentasi)
Peraturan teknis akan dijelaskan lebih lanjut dalam technical meeting.
- Posted By: Unknown
- Comments: No comments
KETENTUAN PESERTA SEMIFINALIS
I. Ketentuan Umum :
1. Konfirmasi keikutsertaan dilakukan paling lambat tanggal 4 Juni 2015
2. Membawa kelengkapan administrasi antara lain:
- Fotokopi bukti pembayaran biaya kontribusi peserta
- Pas foto 3x4 sebanyak 2 lembar
- Fotokopi KTM 1 lembar dan KTM asli
3. Kontribusi panitia hanya menyangkut akomodasi, konsumsi, dan transportasi selama kegiatan ECCENTS 8th.Biaya kedatangan dan pulang dari Surabaya ditanggung masing - masing peserta.
4. Selama kegiatan berlangsung peserta diwajibkan memakai sepatu, almamater, serta berpakaian sopan dan rapi dan Peserta mengikuti seluruh rangkaian acara yang dilaksanakan oleh panitia
5. Kedatangan peserta ditunggu di beberapa pos diantaranya :
Bandar Udara Juanda Surabaya
Terminal Bungurasih Surabaya
Stasiun Kereta Api Pasar Turi
Stasiun Kereta Api Gubeng
Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya
(Kedatangan di luar pos - pos di atas bukan menjadi tanggung jawab panitia)
6. Penginapan disediakan selama 4 hari 3 malam mulai tanggal 9 Juni 2015 hingga tanggal 12 Juni 2015. Panitia tidak menyiapkan akomodasi diluar dari tanggal dan jam yang telah ditetapkan.
II. Ketentuan Khusus :
1. Dokumen yang harus dibawa adalah bukti pembayaran kontribusi peserta, KTM (asli
dan 1 lembar fotokopi).
2. Kontribusi peserta hanya menyangkut akomodasi, konsumsi dan transportasi selama
kegiatan. Biaya kedatangan menuju dan pulang dari Surabaya bukan menjadi
tanggung jawab panitia.
3. Setiap perguruan tinggi dapat diwakili oleh lebih dari satu tim ketentuan kontribusi
sebagai berikut :
- Konsumsi 10 x @ Rp 10.000,- = Rp 100.000,-
- Administrasi 1 x @ Rp 50.000,- = Rp 50.000,-
- Penginapan = Rp 170.000,-
- Transportasi = Rp 50.000,-
- Tiket Dialog Nasional = Rp 30.000,-
Total Rp 400.000,-
Nb : 1 tim terdiri dari 2 – 3 orang
( 2orang x @ Rp. 400.000,- = Rp 800.000 ) dan ( 3orang x @ Rp. 400.000 = Rp 1.200.000 )
An. Kholidia Nur Solikha (085736845096)
No. Rekening Bank Mandiri
141-00-1344748-7
Harap melakukan konfirmasi setelah melakukan transfer pembayaran.
Senin, 01 Juni 2015
- Posted By: Unknown
- Comments: 2 comments
PENGUMUMAN 15 FINALIS LKTI ECCENTS 8TH
Berikut inj adalah nama-nama ketua kelompok yang timnya berhasil melaju ke babak 15 besar:
ASAL UNIVERSITAS DAN NAMA KETUA TIM
1. UNIVERSITAS TELKOM - AYU ARDHILLAH
2. UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA - DEBBY ARIYANTO
3. UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA BANDUNG - SRI YUNI
4. UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA - SRI UTAMI
5. UNIVERSITAS BRAWIJAYA - GUSTI NGURAH
6. UNIVERSITAS GAJAH MADA - RAHMANDA M.T.
7. UNIVERSITAS BRAWIJAYA – FRENTINA MURTI
8. UNIVERSITAS AIRLANGGA – TEGAR RISMANUAR
9. UNIVERSITAS AIRLANGGA – TRI LESTARI
10. UNIVERSITAS DIPONEGORO – ALAN RAY
11. UNIVERSITAS BRAWIJAYA – ERLYN FEBRIANI
12. UNIVERSITAS AIRLANGGA - MUHAMMAD NAILUL FADLI
13. UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA – HUSNUL HAMI
14. UNIVERSITAS SRIWIJAYA – RISNAL AFFANDI ZEGA
15. UNIVERSITAS JEMBER – MUHAMMAD ALY FIRDAUS
Persiapkan dirimu untuk babak selanjutnya
Untuk tim yang lolos akan dihubungi oleh LO masing-masing
ASAL UNIVERSITAS DAN NAMA KETUA TIM
1. UNIVERSITAS TELKOM - AYU ARDHILLAH
2. UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA - DEBBY ARIYANTO
3. UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA BANDUNG - SRI YUNI
4. UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA - SRI UTAMI
5. UNIVERSITAS BRAWIJAYA - GUSTI NGURAH
6. UNIVERSITAS GAJAH MADA - RAHMANDA M.T.
7. UNIVERSITAS BRAWIJAYA – FRENTINA MURTI
8. UNIVERSITAS AIRLANGGA – TEGAR RISMANUAR
9. UNIVERSITAS AIRLANGGA – TRI LESTARI
10. UNIVERSITAS DIPONEGORO – ALAN RAY
11. UNIVERSITAS BRAWIJAYA – ERLYN FEBRIANI
12. UNIVERSITAS AIRLANGGA - MUHAMMAD NAILUL FADLI
13. UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA – HUSNUL HAMI
14. UNIVERSITAS SRIWIJAYA – RISNAL AFFANDI ZEGA
15. UNIVERSITAS JEMBER – MUHAMMAD ALY FIRDAUS
Persiapkan dirimu untuk babak selanjutnya
Untuk tim yang lolos akan dihubungi oleh LO masing-masing
Jumat, 15 Mei 2015
- Posted By: Unknown
- Comments: 1 comment
Menyikapi Kenaikan Harga BBM (Buletin April 2015)
Pemerintah
telah kembali memutuskan harga baru bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium dan
solar pada Sabtu (28/3) yang masing-masing naik Rp 500 per liter. Harga BBM di
Jawa-Madura-Bali untuk Premium RON 88 naik dari Rp 6.900 per liter menjadi Rp
7.400 per liter. Sementara itu, di luar Jawa-Madura-Bali Premium naik dari Rp
6.800 per liter menjadi Rp 7.300 per liter. Solar di seluruh Indonesia harganya
sama, naik menjadi Rp 6.900 per liter. Harga baru itu berdasarkan Peraturan
Menteri (Permen) ESDM No 39/2014 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran BBM yang
telah diubah dengan Permen ESDM No 4/2015.
Isi
dari peraturan baru tersebut secara garis besar adalah mengubah harga BBM
sesuai dengan harga minyak dunia yang berlaku. Dalam penentuan harga tersebut
akan dilaksanakan setiap bulannya, bahkan bisa lebih satu kali mengubah harga
dalam satu bulan tersebut tergantung dengan situasi harga minyak dunia. Hal ini
yang mambuat BBM akan berubah harganya dengan frekuensi yang sering dan dalam
jangka waktu yang pendek.
Banyak
kalangan ekonomi menilai kebijakan menaikkan harga BBM sesungguhnya tidak lain
adalah untuk menyukseskan liberalisasi sektor hilir (sektor niaga dan
distribusi), setelah liberalisasi sektor hulu (eksplorasi dan eksploitasi)
sempurna dilakukan. Liberalisasi migas, yakni penguasaan yang lebih besar
kepada swasta asing dan pengurangan peran negara. Kebijakan seperti ini jelas
akan sangat merugikan rakyat.
Secara
ekonomi, dampak yang terjadi akibat kenaikan BBM ini adalah naiknya harga-harga
lain, seperti kebutuhan pokok, biaya transportasi, dan sebagainya. Bagi
individu, naiknya BBM akan membuat tabungan (saving) yang biasa dilakukan
berkurang, mengingat betapa pentingnya peran BBM dalam transportasi Indonesia
sehari-hari. Selain itu, Kenaikan harga BBM juga akan memicu SPBU-SPBU asing
untuk siap bersaing dan bergairah kembali di Indonesia yang sebelumnya lesu,
contohnya Petronas, Shell, dan Total. Hingga saat ini sudah ada 40 perusahaan
asing yang memegang izin prinsip pendirian stasiun pengisian bahan bakar umum
(SPBU). Setiap perusahaan memiliki hak mendirikan 20.000 SPBU. Artinya,
sejumlah 800.000 SPBU milik asing akan menguasai Indonesia. Asing akan
menguasai seluruh produksi Indonesia dari hulu ke hilir (Baswir, 2014).
Mengapa selalu subsidi
BBM yang menjadi target?
Seiring
dengan laju perekonomian yang pesat di Indonesia menyebabkannya naiknya pula
konsumsi BBM hariannya. Hal ini membuat jebolnya kuota subsidi BBM pemerintah.
Melakukan pengurangan subsidi BBM memang salah satu keputusan yang benar, namun
apakah kita pernah bertanya mengapa hanya subsidi BBM yang menjadi “kambing
hitam” yang selalu dipermasalahkan untuk dikurangi, atau bahkan sampai dicabut?
Apabila kita melihat dengan pandangan yang lebih lebar, maka kita akan
menemukan banyak sekali APBN pemerintah yang bisa dialokasikan ke infrastruktur
lain. Salah satunya adalah pengeluaran APBN untuk membayar bunga utang dan
cicilannya yang mencapai Rp 221 triliun, terdiri atas pembayaran bunga utang Rp
154 triliun dan cicilan pokok sebesar Rp 66,9 triliun.
Utang
pemerintah saat ini telah mencapai Rp 2.702,29 triliun per Januari 2015 atau
lebih besar dari pendapatan APBN 2015 yang besarnya Rp 1.793,6 triliun.
Sebagian dari utang itu, termasuk pembayaran bunganya, merupakan obligasi
rekapitalisasi, diterbitkan untuk “menyubsidi” bank-bank yang terkena dampak
krisis tahun 1997, yang kini dipegang bank atau yang telah jatuh di tangan
investor.
APBN
dari sumber-sumber penerimaan negara yang amat melimpah semestinya perlu
dilakukan secara maksimal agar pendapatan negara meningkat. Sebagai contoh,
jika pengelolaan sumber daya alam negeri ini dikelola BUMN secara maksimal,
nilai pendapatannya sudah sangat besar. Dari sini peran negara dituntut dalam
mengoptimalkan pengelolaan sumber daya alam yang besar.
Produksi
batu bara, misalnya, mencapai 421 juta ton tahun 2013. Jika harga produksi
rata-rata per ton sebesar US$ 20 dan harga pasar tahun 2014 US$ 74 per
ton, potensi pendapatannya mencapai Rp
250 triliun. Contoh lainnya tembaga. Pada 2012, produksinya mencapai 2,4 juta
ton. Biaya produksinya sebesar US$ 1,24 per pound dan harga jualnya sebesar US$
3,6 per pound maka potensi pendapatannya sebesar Rp 124 triliun. (Laporan
Keuangan PT Freeport McMoran, 2013). Dari dua komoditas ini saja potensi
pendapatannya sudah mencapai Rp 374 triliun, lebih dari cukup untuk menutupi
belanja subsidi BBM yang nilainya Rp 291 triliun.
Angka
ini akan terus membesar jika komoditas tambang yang melimpah di negara ini ikut
diperhitungkan, seperti minyak bumi, gas, emas, nikel, timah, dan sebagainya.
Sayang, karena menganut liberalisasi investasi, pengelolaan tambang-tambang
tersebut justru diserahkan kepada swasta termasuk asing. Dampaknya, penerimaan
negara dari sektor ini menjadi sangat minim dari semestinya. Pada RAPBN 2015
pendapatan sumber daya alam migas dan nonmigas hanya sebesar Rp 207 triliun dan
Rp 30 triliun.
Pemerintah
di bawah naungan presiden baru Jokowi-JK harus bekerja keras dalam menangani
permasalahan ini. Mereka perlu mengambil alih pengelolaan migas yang saat ini
sudah telanjur dikelola asing. Pengelolaan migas mutlak dikuasai negara secara
penuh dan energi terbarukan pengganti BBM fosil perlu dikembangkan. Semua pihak
berharap pada pemerintahan Jokowi-JK agar bisa mewujudkan revolusi migas yakni
dengan mewujudkan kedaulatan migas secara nyata.
Selasa, 12 Mei 2015
- Posted By: Unknown
- Comments: No comments
Tata Cara Pendaftaran EFUST 2015
1. Pembukaan
pendaftaran E-Fust dibuka dari tanggal 13 April 2015
2. Download formulir
pendaftaran E-Fust di sini
3. Isi formulir pendaftaran dengan lengkap dan sesuai dengan
ketentuan yang berlaku
4. Pembayaran pendaftaran dapat melalui transfer ke:
- Nomer Rekening: 0343494602 atas nama Indira Satiti melalui bank BNI (Bank Negara Indonesia)
- Nomer Rekening: 4650360767 atas nama Intan Yanuarisma melalui bank BCA (Bank Central Asia)
- Nomer Rekening: 7073979689 atas nama Kezia Addina Ahmad melalui bank Mandiri Syariah; atau
- Pembayaran melalui cash saat pengumpulan formulir pendaftaran pada tanggal 27 April–11 Mei 2015
5. Pengumpulan
formulir pendaftaran E-Fust dapat dikumpulkan di booth yang telah kami sediakan
di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Kampus B) Jl. Airlangga No.
4-6 Surabaya. Pada tanggal 27 April 2015 – 11 Mei 2015 pukul 13.00-17.00
atau pada saat Technical Meeting dilaksanakan.
6. Kwitansi
atau tanda bukti pembayaran akan diberikan saat pengumpulan formulir
pendaftaran.
7. Jika teman-teman membutuhkan informasi lebih lanjut untuk
pendaftaran E-Fust dapat menghubungi Contact Person (CP) kami:
- Indira (081297030027)
- Kezia (082125500085)
Minggu, 03 Mei 2015
- Posted By: Unknown
- Comments: 1 comment
Alur Pendaftaran LKTI 8thECCENTS
1. Formulir pendaftaran dapat di download di twitter @eccents atau blog himaep57unair.blogspot.com, lalu di PRINT,
2. Kemudian, sertakan dalam PAPER,
3. Paper dikirimkan beserta kelengkapan berkas yang diperlukan sesuai dengan buku panduan Eccents,
4. Softcopy paper dikirim melalu e-mail ke eccentsunair2015@gmail.com paling lambat tanggal 15 Mei pukul 18.00 WIB,
5. Hardcopy paper (1 asli, 3 fotokopi) dikirim melalui post ke alamat:
Sekretariat Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Universitas Airlangga
Gedung Graha Krida Mahasiswa (GKM) Lt. 2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga
Jl. Airlangga No. 4-6, Surabaya 60286
*paling lambat tanggal 15 Mei 2015
6. Setelah paper dikirim melalui hardcopy dan softcopy, peserta dapat langsung mengkonfirmasi kepada panitia yang bersangkutan, yaitu:
Farah C 082231025433
Nur Rizal 089505750249
Sanjivani B. 082234295960
BIAYA PENDAFTARAN TIDAK DIPUNGUT BIAYA, GRATIS!!!

